Museum hingga Art Gallery, Surabaya
Masih melanjutkan perjalanan di Surabaya, kita beralih ke Art Gallery yang juga berada dilingkungan HoS, Surabaya. Tepat dibelakang café terdapat satu bangunan yang dikhususkan sebagai ruang pameran seni. Kebetulan hari itu, STKW atau Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta, Surabaya menggelar pameran seni rupa. Mari kita melirik beberapa barang seni yang dipamerkan yang menarik perhatian saya.
Judulnya : Sakit Hati, Karya : Mufi “Sinyo” (2004), Pencil on canvas
Judulnya : My Room My Heaven, Karya : Somad (2010), Pen and pastel on canvas
Judulnya : Ibu Kota, Karya : Enok Maemunah (2010), Oil on canvas
Judulnya : " Love Embun ", Karya : Koko Pagi Triono (2010), Acrylic on canvas
Judulnya : Sesame Street, Karya : Agam “Kepik” (2010), Oil on canvas
Judulnya : Perahu Mabuk, Karya : Ricky “Kywok” (2010), Mixed Media on canvas
Ruangan ini sepi hanya ada Saya dan Dedy. Setelah berkeliling di lantai satu, saya melihat ada tangga menuju keatas, tapi kok dibagian atas gelap. Saya mendekati anak tangga dan menaiki ke lantai kedua. Tiba-tiba saja ruangan yang tadinya gelap, berubah menjadi terang. Kami sentak kaget, melirik kebagian atas tangga ternyata disediakan alat sensor gerak yang menyalakan lampu ketika terdeteksi gerakan seseorang dianak tangga. Bagus juga konsepnya, lebih mengefisien pencahahayaan yang kadang tidak berguna jika tanpa adanya pengunjung. Dilantai 2 ini dipamerkan patung-patung dan beberapa lukisan.
Judulnya : Tertipu Cinta, Karya : Adhi Paijo “Pay” (2010), Kawat
Judulnya : Main-main, Karya : Asmuliawan “Bogel” (2010), Fiberglass, cat Duco
Judulnya : Friendship Number Nine, Karya : Yopi (2010), Iron
Begitulah hasil karya rekan-rekan STKW. Nah, cukup sekian perjalanan di Surabaya, besok akan bercerita kembali tentang daerah tujuan berikutnya yaitu Balikpapan di Kalimantan Timur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar